Sabtu, 15 Oktober 2011

Mafia Tender Masih Menguasai Proyek Proyek Di Kota Medan

 http://www.1titik.com/wp-content/uploads/2011/05/ilustrasi-pengaspalan.jpg
 Proyek jalan kota Medan

Medan (Batavia Online)
Pengadaan barang dan jasa mulai dilaksanakan di kota medan .Begitu juga dengan PU Bina marga yang dipimpin oleh Gunawan S .Proyek pengadaan Dreinase serta jalan yang dimulai tanggal 12/14 2011.


Rahudman Harahap
Walikota Medan

Tapi sangat disayangkan proyek tersebut masih dilaksanakan oleh mafia tender yang sudah berlangsung puluhan tahun dari mulai jaman walikota bactiar jafar .Mafia tender tersebut di peridiksi dikelola salah satu OKP berpengaru dikita medan yang berinisial ak ini dikatakan ketua NGO Fakto Otti Batubara kepada reporter media online ini.


Proyek Drinase di kota Medan

Hampir semua proyek-proyek di pemerintahan kota medan mereka kordinir dari mulai PU Bina Marga ,PU Perkim,Dinas Pendidikan ,Dinas Kesehatan.Mafia tender ini dilapangan dikoordini oleh lelaki bermarga sinaga.Sinaga inilah dengan kekuatan OKP mengusiri para kontartor yang hendak mendaftar di PU Bina magra dengan istilahnya memberi uang mundur .
                                                         
                                                       

                                              Alm  Gindo Hasibuan Mantan Kadis Pu Medan
Sinaga ini pula yang mengamankan polisi yang datang dari polsek Sunggal maupun Polresta Kota Medan Tentara para LSM juga wartawan yang diberikan Rp 30.000 per orangnya .Kalau begini sudah kita tau siapa yang menjadi pemenag tender . Akibat ulah mafia inilah makanya Kadis PU Terdahulu Gindo Hasibuan
 Sudirman (Kuasa Pengguna Anggaran), Edy Syahputra (Ketua Panitia Lelang), Sangkot Siregar (Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan) dan Yursin Helmi (Sekretaris Panitia Lelang) menjadi tersangka korupsi.Dan kita juga berduka dengan meninggalnya Dindo Hasibuan di tahanan Poldasu Jumat (14/10).
OTTI Hasibuan sangat berharap Jangan ada lagi kadi yang jadi korban seperti Alm Gindo Hasibuan beserta setafnya akibat ulah mafia tender yang bergentayangan di pemerintahan Kota Medan (Imas)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar